Rabu, 13 Mei 2020

Opini mengenai 3 teks Bahasa Indonesia

Tanggapan saya mengenai 3 teks Opini Bahasa Indonesia

Ayu Jumimbar (E3119025)

Teks 1 “genangan”
Didalam teks yang berjudul “genangan” tersebut sebenarnya sudah dijelaskan apa arti genangan dan arti  banjir yang sesungguhnya. Mungkin terkadang masih ada bebera masyarakat yang belum mengerti akan perbedaan dari kata banji dan  genangan itu sendiri, sehingga yang masyarakat tau genangan dan banjir itu adalah sama, sama-sama air yang meluap.


Teks 2 “Maksud dan Niat”
Didalam teks yang berjudul “Maksud & Niat” ini kedua kata memiliki makna yang sama, kedua kata ini dapat saling menggantikan pada kalimat yang sama. Contohnya seperti : saya tidak ada niat/maksud untuk melakukan itu. Namun tidak setiap kalimat bisa saling menggantikan antara dua kata tersebut, ada juga pemakaian kata niat yang tidak tergantikan dengan maksud, begitupun sebaliknya. Contohnya : jelaskan maksud yang terkandung di dalam ayat tersebut. Ada konteks tertentu yang memungkinkan kedua kata itu saling menggantikan, tetapi ada juga konteks lain yang merupakan kekhasan masing-masing. Jadi tidak setiap saat dua kata tersebut saling mengagntikan, tergantung dengan tujuan / konteks kalimat.


Teks 3 “Kata-Kata yang Memuai”
Didalam teks yang ketiga ini yang brjudul “Kata-Kata yang Memuai”. Dalam teks ini memiliki pemahaman makna yang berbeda, sehingga ketika orang mengucapkan sebuah kalimat tertentu orang lain akan salah mengartikan berbeda dengan pemahamannya. Seperti contohnya : Seorang teman dari Korea Selatan masygul ketika mendengar seorang Indonesia berseru, “Wah, mau hujan,” pada sebuah sore yang mendung. “Wow, bagaimana caranya?” ia pun bertanya. Ia menyangka, teman orang Indonesia itu sedang menginginkan hujan atau berminat pada hujan seperti minatnya mengunyah es krim. Dialog keduanya kemudian tidak bersangkut paut hingga satu orang Indonesia lain melerai dan menjelaskan maksud seruan itu. “Mau hujan” tidak berarti “I want to rain” seperti dalam bahasa Indonesia kendati kata “mau” dalam bahasa Indonesia dipadankan dengan “want” dalam kamus Indonesia-Inggris. “Mau hujan” dalam kalimat itu memiliki arti “akan hujan”, yang padanannya persis sama dengan bentukan dalam bahasa Inggris “It will rain”. Kejadian ini wajar ketika orang asing berbincang dengan orang Indonesia. Karena orang asing mengetahui Bahasa Indonesia hanya dalam bentuk baku, padahal pada nyatanya Bahasa Indonesia itu beragam, hal ini yang terkadang membuat orang asin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar